MeteorNews | INDRAMAYU – Melestarikan tradisi untuk menjaga warisan leluhur, masyarakat Dusun Manggungan, Desa Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akan menggelar adat Unjungan Buyut Pandawa. Tradisi tahunan tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Tradisi Unjungan merupakan ritual adat yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, memohon keselamatan, serta ungkapan syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi.
Praktisi Budaya sekaligus Juru Kunci Buyut Pandawa, Bapak Sunoto, mengatakan bahwa persiapan pelaksanaan adat sudah hampir rampung. Pihaknya bersama panitia dan masyarakat setempat bergotong royong mempersiapkan segala keperluan upacara adat.
“Unjungan Buyut Pandawa ini bukan hanya sekadar tradisi, tapi ini adalah identitas kita. Tujuannya untuk nguri-uri budaya, menjaga warisan leluhur agar tidak punah ditelan zaman, serta mempererat silaturahmi antar warga,” ujar Bapak Sunoto kepada MeteorNews, Jum’at (23/10/2026).
Menurutnya, dalam prosesi Unjungan nanti akan digelar berbagai rangkaian acara adat, mulai dari doa bersama dan tawasulan di situs Buyut Pandawa, arak-arakan, hingga pertunjukan kesenian tradisional khas Indramayu yakni Ujungan.
Kesenian Ujungan sendiri merupakan atraksi ketangkasan saling memukul dengan rotan yang memiliki makna filosofis tentang keberanian, sportivitas, dan memohon turunnya hujan.
Panitia pelaksana berharap acara tersebut dapat berjalan dengan khidmat dan lancar serta mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk Pemerintah Desa Terisi dan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
“Kami mengundang seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Terisi dan sekitarnya untuk hadir, menyaksikan dan ikut melestarikan budaya kita sendiri. Mari kita jaga bersama warisan leluhur ini,” pungkas panitia.
Rencananya, puncak acara Unjungan Buyut Pandawa akan dipusatkan di area Situs Buyut Pandawa, Manggungan, Desa Terisi mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.











