Ketua KPK Firli Bahuri Harus Lebih Proaktif menyikapi masalah di internal

- Penulis

Kamis, 29 Juni 2023 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Pers | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dinilai harus lebih proaktif menyikapi masalah di internal lembaganya. Masalah di internal itu muncul mulai dugaan tindakan asusila, pungutan liar (pungli), dan pegawai di bidang administrasi yang ketahuan mencuri duit perjalanan dinas luar kota.

“Saya kira Ketua KPK harus lebih optimal dan proaktif dalam mengatasi masalah internal KPK,” kata Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie kepada awak media, Rabu, 28 Juni 2023.

Jerry mengatakan Firli juga harus objektif mengatasi persoalan di internal KPK. Terlebih, masalah itu berdampak pada citra Lembaga Antikorupsi.

“Harus menggunakan management by objective dalam mengatasi masalah internal dan penting open management atau manajemen keterbukaan dengan anggota,” ujar Jerry.

Menurut dia, kemunculan masalah itu menegaskan bahwa KPK harus diperkuat, bukan justru dibubarkan. Peran Dewan Pengawas (Dewas) KPK terhadap pegawai hingga ke pimpinan juga harus dimaksimalkan.

“Saya kira jika dewas bekerja profesional dan mengontrol ketua KPK juga sampai anak buahnya pasti tak akan terjadi kasus memalukan,” ucap Jerry.

Sebelumnya, mantan penyidik KPK Novel Baswedan menyebut pungutan liar (pungli) di rumah tahanan (rutan) Lembaga Antirasuah terbongkar karena adanya tindakan asusila. Petugas disebutnya melecehkan istri salah satu tahanan.

Baca Juga:  Besok FJPK akan datangi Komisi Ombudsman Terkait dr Tunggul P Sihombing Korban Mafia Hukum

“Ada kasus asusila terhadap istri tahanan KPK,” kata Novel melalui keterangan tertulis, Jumat, 23 Juni 2023.

Menurut dia, tahanan dan istri yang dilecehkan itu sudah mengadu ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Namun, tindak lanjutnya menjadi pungli di rutan.

Kemudian, seorang pegawai di bidang administrasi KPK ketahuan mencuri duit perjalanan dinas luar kota dalam kurun waktu 2021-2022. Pencurian menimbulkan kerugian negara senilai Rp550 juta.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti pihak Inspektorat KPK yang menjalankan fungsi pengawasan internal. Oknum pegawai KPK itu dilaporkan ke Kedeputian Penindakan dan Eksekusi.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kusnandar Ali, Semangat Baru dari Desa untuk Cianjur Lebih Baik
Kasus Tabrak Lari yang Menewaskan Pengacara di Cianjur Berakhir Damai Secara Kekeluargaan
Pelayanan RSUD Mursid Ibnu Syarifuddin Krangkeng Buruk, Masyarakat Kecewa
Tender Infrastruktur Pemkab Indramayu 2026 Berjalan Kompetitif
Poepoen Gelar Tari kreasi Nusantara
Dukungan Nyata untuk Atlet Disabilitas, Bupati Indramayu dan Perusahaan Jepang Serahkan Bantuan
PT INDAH RAYA SANTOSA CABANG JABAR Berbagi Kasih Bersama Anak Yatim Piatu
Pangkalan TNI AL Pastikan Lahan Untuk Ketahanan Pangan Nasional Kedelai Kondusif & Siap Amankan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:11 WIB

Kusnandar Ali, Semangat Baru dari Desa untuk Cianjur Lebih Baik

Senin, 11 Mei 2026 - 23:05 WIB

Kasus Tabrak Lari yang Menewaskan Pengacara di Cianjur Berakhir Damai Secara Kekeluargaan

Senin, 11 Mei 2026 - 11:14 WIB

Pelayanan RSUD Mursid Ibnu Syarifuddin Krangkeng Buruk, Masyarakat Kecewa

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:17 WIB

Tender Infrastruktur Pemkab Indramayu 2026 Berjalan Kompetitif

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:44 WIB

Poepoen Gelar Tari kreasi Nusantara

Berita Terbaru

Uncategorized

Kejurda Bupati Keerom Cup Motocross &Grasstrack Seri II Resmi di Buka

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:56 WIB