Diduga Tramadol Dijual Secara Terang Terangan, Begini Harapan Warga Cianjur

- Penulis

Senin, 11 Desember 2023 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Pers //, Para warga mulai mengeluhkan dugaan adanya peredaran Obat Keras Tertentu (OKT) di Wilayah Kabupaten Cianjur. Namun herannya para warga enggan melaporkan praktek penjualan obat tersebut ke pihak berwenang.

Seperti yang disampaikan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, ia mengatakan bahwa dirinya takut jika anaknya tidak terpantau dan membeli obat tersebut.

” Penjualannya memang sangat menonjol kang, inimah saya cerita aja yah, soalnya saya belum berani membahas hal ini secara pulgar,” kata salah satu warga kepada wartawan,senin, (12/12/23).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga itupun menerangkan jika dirinya takut jika disebutkan namanya karena penjualannya cukup terbuka dan terkesan berani.

Baca Juga:  Plt Direktur RSUD Sayang Cianjur Menjelang Pensiun, Ini Pesannya

” Penjualannya di kios kios kecil dan dipinggir jalan itu sangat terbuka dan terkesan berani. Jadi ada apa ini kok penjualan obat (tramadol) tersebut sangat terbuka jadi kami belum berani untuk meminta warung warung tersebut di tutup agar tidak menjual obat tersebut,” ujrnya.

Ia juga mengungkapkan rasa penasarannya terkait penjualan obat tersebut.

” Karena dijual secara bebas justru kami jadi ingin tahu apakah itu memang dibolehkan atau tidak, yang jelas kami para warga sangat khawatir jika anak anak kami terbawa pergaulan dan membeli obat tersebut,” ungkapnya.

Senada warga lainnya pun mengutarakan keluhan yang sama dan ingin mengetahui lebih jauh apakah penjualan obat tersebut diperbolehkan dijual bebas atau harus ada pengawasan.

Baca Juga:  Oknum Pendiri Ponpes Di Takokak Cabuli Santriawati

” Saya penasaran kenapa kok bisa dijual bebas seperti itu, apakah memang pemerintah memperbolehkan penjualan obat tersebut secara bebas, tetapi apapun alasannya kami khawatir obat obatan semacam itu akan mengganggu terhadap kesehatan anak anak kami, karena kami juga takut kecolongan jika anak anak kami membeli obat tersebut,” keluhnya.

Warga meminta pemerintah dan kepolisian juga ikut memperhatikan praktek penjualan obat obatan tersebut.

” Kami memohon kepada pihak terkait agar lebih memperhatikan penjualan obat obatan seperti itu,” katanya penuh harap.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum
‎Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar Sambut Presiden Prabowo dalam Kunjungan Kerja ke Magelang
Bupati Lucky Gerak Cepat Pulangkan Tujuh Pekerja Terlantar di Papua

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 19:51 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru