Oknum guru SMAN 1 jalancagak terlibat kasus penipuan CPNS di subang

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HarianPers,Subang, 15 – 11 – 2025, Oknum Guru SMAN 1 Jalancagak Sn dan suaminya Aan terlibat kasus penipuan CPNS di kabupaten subang tahun 2013 ,, Sn dan Aan ini merupakan warga asli Subang yang berdomisili di Ciater rt 23 rw 05 Desa palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang . Aan yang awal nya merupakan pegawai Sukwan di lingkungan Pemkab Subang .

Entah apa yang jadi motivasinya Aan ini malah jadi Calo Cpns padahal dia aja belum jadi PNS alias masih sukwan .

Dengan modal tampang dan gaya memakai baju dinas kebanggaan nya dia memanfaatkannya guna menipu orang – orang yang ingin jadi PNS sehingga banyak yang jadi korban terkena bujuk rayunya. Aan sangat lihai memutar kata kata manis yang menjanjikan bisa memasukan jadi Pegawai Negri Sipil atau PNS yàng sekarang di rubah jadi ASN

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepak terjang Aan ini mendapat dukungan Istrinya inisial Sn yang merupakan Asn di Sekolah Menengah Atas Negri 1 Jalancagak di Kabupaten Subang .

Kedua oknum tersebut di duga kuat secara bersama sama ikut berperan dalam serangkaian kasus penipuan Cpns tàhun 2013 , , yang waktu itu Kabid Pengadaan Bkd Bapak Heri Tantanan sumaryana ( almarhum ) .

Bahkan almarhum Kabid Bkd itu pernah di tangkap KPK sempat di ponis penjara bebrapa tahun dan ahirnya wafat . Kasus penipuan Cpns ini dulu sangat menghebohkan Pemkab Subang mengingat sangat banyak nya masyaràkat Subang yang tertipu dan pelàkunya sulit di proses hukum karena banyak yang terlibat .

Baca Juga:  Kejari Cianjur Mengadakan Kegiatan Pelayanan Hukum kepada Lembaga PKBM

Salah satunya Aan dan Sn yang merupakan suami istri ini telah menikmati uang haram hasil menipu para càlon PNS di Kàbupaten Subang .

Salah satu korbanya Dedi carmedi warga Subang kota jadi korban bujuk rayu janji manis nya .
Guna memuluskan niat jahat nya Aan membuat surat logo BKN Bandung yang sudah di tanda tangan bendahara Daerah Propinsi atas Nama Yucjanda lestari s.an .

Dalam surat tersebut ada nominal uang sejumlah Rp 65.000.000 ( Enam puluh lima juta rupiah ) . Uang sejumlah itu di berikàn dedi carmedi kepada Aan yàng di saksikan oleh istrinya ( Sn )
Bukan itu saja Aan dan Sn beberapa kali meminta uang kepada dedi carmedi untuk membayar proses Cpns yang nilainya bervariasi sehingga mencapai total Rp 200.000.000. (Dua ratus juta rupiah .)

Dedi yang merasa Sudah di kibuli, di bohongi oleh kedua oknum tersebut sempat mempertanyakan kapan SK Cpns nya keluar? gimana pa kapan SK Cpns keluarnya…? dengan nada kesal seperti yang di sampaikàn kepada awak media . Sadar sudah diperdaya Aan dan Sn , dedi terus berupaya meminta pengembalian uang nya namun tidak di gubris oleh kedua oknum tersebut yàng selalu berkelit dan berupaya menghidar dan selalu menjanjikan dan sempat membuat surat pernyataan di hari sabtu tanggal 26 desember 2015. Dalam isi surat itu intinya pelaku akan mengembalikan uang titipan CPNS itu . Tapi sampai sekarang uang tersebut belum di kembalikan dan hanya janji manis aja …. saat di temui di Sekolah tempat mengajar SN di sman 1 jalancagak senin 29 . 08 .25. Awalnya SN sempat berkelit dengan nada menantàng silakan mau di laporkàn juga … silakan pa mau di laporkan juga tapi konfirmasi dulu ke si aa katanya. Rupanya oknum ASN yang bekerja sebagai Pengajar ini tidak mencerminkan seoràng ibu yang lembut dan bertanggung jawab .

Baca Juga:  Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi Selesaikan Masalah Adat di Kampung Mayuberi, Papua

Sementara salah satu guru pengajar yang paling senior ketika di minta komentar tetang ibu guru sn mengatakan sebenarnya pernah ada yang menanyakan seseoràng datang ke sekolah tapi saya ga menanyàkan maksud dan tujuan nya karena itu masalah pribadi kalau masalah adanya utàng piutàng saya baru tàu kalau SN ikut terlibat permasalahan itu “silakan aja bapak temui langsung ke orànagnya ” katanya .
Handi/Windy

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cianjur Berlari 5K 2025: Tiket Sold Out, Persiapan Capai 95 Persen
Danrem 063/SGJ Berikan Arahan Strategis kepada Babinsa Kodim 0616/Indramayu
Siaga 24 Jam Tanpa Biaya, Layanan 112 Diapresiasi dalam Forum PWI Cianjur
Diduga Ada Pemotongan BLT di Desa Sukamaju, Camat dan Dinsos Cianjur Angkat Bicara
BNN Cianjur Musnahkan Tanaman Narkotika Jenis Khat (Catha edulis)
Solidaritas atau Kebijakan Janggal? Potongan Dana KPM Sukamaju Jadi Sorotan
Puncak Kemeriahan Turnamen Sepak Bola Usia Dini, SSB Paster FC Gelar Potbar Perayaan Juara
Tak Kantongi Izin Dinas, Pegawai P3K Cianjur Tetap Lanjutkan Gugatan Cerai
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 11:15 WIB

Cianjur Berlari 5K 2025: Tiket Sold Out, Persiapan Capai 95 Persen

Jumat, 28 November 2025 - 17:15 WIB

Danrem 063/SGJ Berikan Arahan Strategis kepada Babinsa Kodim 0616/Indramayu

Jumat, 28 November 2025 - 16:41 WIB

Siaga 24 Jam Tanpa Biaya, Layanan 112 Diapresiasi dalam Forum PWI Cianjur

Jumat, 28 November 2025 - 10:55 WIB

Diduga Ada Pemotongan BLT di Desa Sukamaju, Camat dan Dinsos Cianjur Angkat Bicara

Kamis, 27 November 2025 - 22:39 WIB

Solidaritas atau Kebijakan Janggal? Potongan Dana KPM Sukamaju Jadi Sorotan

Berita Terbaru