CIANJUR – Ribuan pengendara motor memadati Pantai Apra, Sindangbarang, pada akhir pekan (20-21 Desember 2025). Namun, mereka bukan sekadar komunitas touring biasa. Mereka adalah Paguyuban Motor Ojeg Cianjur (PMOC) yang sedang merayakan hari jadinya yang ke-15 dengan cara yang penuh makna: touring kebersamaan dan aksi santunan anak yatim.
Acara yang dihadiri perwakilan dari berbagai pangkalan ojeg se-Kabupaten Cianjur ini bukan sekadar pesta ulang tahun. Ketua Umum PMOC, Elan Zaelani, menegaskan bahwa kegiatan sosial adalah jiwa dari organisasi yang berdiri sejak 2010 ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan agenda seremonial semata. Santunan untuk anak yatim adalah program rutin di setiap event kami. Ini wujud nyata komitmen kami untuk berbagi dengan masyarakat,” tegas Elan.
Dukungan untuk kegiatan sosial ini mengalir dari berbagai pihak, seperti BAZNAS Kabupaten Cianjur dan Bank BJB Cabang Cianjur, menunjukkan kolaborasi yang solid antara organisasi akar rumput dan institusi formal.
Solidaritas di Tengah Tantangan Geografis
Meski total anggota terdaftar PMOC mencapai sekitar 4.000 orang, tantangan geografis wilayah Cianjur menjadi kendala kehadiran penuh. Namun, hal itu tidak mengurangi semangat solidaritas. Setiap pangkalan mengirimkan perwakilan, mulai dari 4 hingga 10 motor, membentuk iring-iringan kebanggaan menuju pantai.
“Kehadiran perwakilan dari pangkalan-pangkalan, meski jarak jadi tantangan bagi kawan-kawan di utara seperti Cipanas, justru membuktikan soliditas kita. Yang hadir sekitar seribu orang, mewakili semangat seluruh anggota,” papar Elan.
Lebih dari Sekadar Ojeg: Paguyuban yang Melindungi
PMOC bukan hanya kumpulan pengemudi ojek. Sebagian anggotanya adalah pedagang, petani, dan pelaku usaha. Organisasi ini telah berkembang menjadi wadah perlindungan sosial. Elan menjelaskan, PMOC aktif memberikan perhatian kepada anggota yang tertimpa musibah, mulai dari kecelakaan, sakit, hingga meninggal dunia.

Bahkan, untuk perlindungan yang lebih sistematis, PMOC telah menjalin kemitraan dengan program BPJS Ketenagakerjaan. Kemitraan dengan kepolisian juga dijaga untuk menciptakan keselamatan berkendara dan ketertiban umum.
“Intinya, sejak awal PMOC dibangun atas nilai persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan. Di usia ke-15 ini, komitmen kami semakin kuat: terus memperkuat organisasi dan memperluas manfaat sosial untuk warga Cianjur,” pungkas Elan, menutup perbincangan.
Dengan iringan debur ombak Pantai Apra, perayaan HUT PMOC ke-15 menjadi bukti bahwa di balik helm dan jaket para pengojek, tersimpan hati yang peduli dan siap mengangkat derajat sosial sesama.
Penulis : Dani
Editor : Sls












