Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasional

CV REIHAN PUTRA MANDIRI Kembali Berulah, Proyek Kantor Satpol PP & Damkar Indramayu Di Pertanyakan

20
×

CV REIHAN PUTRA MANDIRI Kembali Berulah, Proyek Kantor Satpol PP & Damkar Indramayu Di Pertanyakan

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU – MeteorNews | Rekam jejak penyedia jasa konstruksi CV REIHAN PUTRA MANDIRI kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, pelaksanaan Proyek Penataan Halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Kabupaten Indramayu yang bersumber dari APBD 2026 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dengan pagu anggaran Rp. 622.487.000,- diduga dikerjakan asal-asalan dan tuai polemik.

Berdasarkan penelusuran Tim Investigasi JN, GN, dan AN di lokasi proyek, ditemukan sejumlah kejanggalan yang kasat mata. Salah satu yang paling disorot adalah pekerjaan drainase dengan menggunakan material U-Ditch yang diduga dipasang tidak sesuai spesifikasi teknis dan terkesan asal jadi.
“Anggarannya luar biasa besar, mencapai setengah miliar lebih, tapi pekerjaannya banyak kejanggalan dan ini sangat disesalkan. Uang negara menjadi bancakan,” ujar JN.

Example 300x600

Dari informasi yang dihimpun Tim, CV REIHAN PUTRA MANDIRI yang beralamat di Desa Pekandangan Jaya, Dusun Pecut RT 005/003, Indramayu, diketahui milik ISMANTO dengan pelaksana lapangan berinisial AKIL yang akrab disapa Akil.

Hal tersebut diperkuat oleh keterangan ES (inisial), narasumber Tim Investigasi.

“Kalau pekerjaan di kantor Satuan Pamong Praja & Pemadam Kebakaran itu punya ISMANTO dari pekandangan, pelaksananya Akil. CV Reihan itu kalau dapat pekerjaan sering ribut itu,” ucap ES.

Polemik proyek setengah miliar ini pun mendapat tanggapan keras dari praktisi hukum. Divisi Hukum AMKI Indramayu, Suroso, S.H., menyayangkan dugaan penyalahgunaan anggaran negara tersebut.

Menurutnya, jika pekerjaan yang menggunakan uang rakyat ini terbukti tidak sesuai RAB dan bestek, maka patut diduga ada unsur kesengajaan untuk memperkaya diri sendiri.

“Jika memang Tim Investigasi mendapatkan data-data yang akurat, kami dari AMKI Indramayu akan bantu membuat Laporan Pengaduan (LAPDU) baik ke Inspektorat maupun ke Kejaksaan. Supaya semuanya terurai dari pertama pekerjaan itu didapat sampai pekerjaan itu dikerjakan,” tegas Suroso, S.H.

Sangat disayangkan, di tengah upaya Bupati Indramayu yang begitu memperhatikan pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan visi INDRAMAYU REANG, justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum kontraktor nakal yang hanya memikirkan keuntungan pribadi.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak CV REIHAN PUTRA MANDIRI maupun pihak DPUPR Kabupaten Indramayu Kabid Fazar belum berhasil dikonfirmasi.

Example 120x600