CIANJUR — Video dugaan tawuran antar pelajar viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sekelompok pelajar hendak melakukan penyerangan terhadap siswa SMKN 1 Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin (10/8/2026).
Informasi mengenai kejadian itu diterima pihak SMKN 1 Cilaku sekitar pukul 14.20 WIB, setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi aksi kekerasan antar pelajar.
Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 1 Cilaku, Yayat Hidayat, mengatakan sekolah mendapat informasi dari petugas keamanan dan sejumlah siswa.
“Saya mendapatkan keterangan dari warga dan anak murid bahwa siswa SMK Siliwangi AMS di sebuah pom bensin sudah bersiap dengan niat untuk menyerang,” ujar Yayat saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).
Menurut Yayat, kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 9 orang dan datang menggunakan sepeda motor. Ada juga informasi mengenai dugaan senjata tajam berupa celurit dan parang, namun pihak sekolah tidak menyaksikan langsung.
“Situasi sempat memanas dan diduga terjadi bentrokan antar pelajar. Namun kami belum dapat memastikan adanya korban maupun kondisi luka akibat peristiwa tersebut,” katanya.
3 Pelajar Diamankan
Setelah berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak SMK Siliwangi AMS, tiga pelajar dari sekolah tersebut disebut telah diamankan.
“Saya sudah selesaikan telepon ke Kapolsek. Dari pihak sekolah AMS diamankan ada tiga orang,” kata Yayat.
Pihak SMKN 1 Cilaku menegaskan pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi susulan.
Sementara itu, informasi lain yang belum terverifikasi seperti dugaan penggunaan senjata tajam dan pelajar dalam pengaruh minuman keras masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.
(Yopi)
















