Harisnpers.com // Keetom— Perwakilan pemuda dan masyarakat Kabupaten Keerom menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap postingan Panji Agung Mangkunegoro yang dinilai telah menghina, merendahkan, serta tidak menghormati pimpinan daerah Kabupaten Keerom.
Sikap tersebut disampaikan Yan Christian May, di Arso, Sabtu (15/8/2026). Dia mengatakan, masyarakat dan pemuda Keerom merasa keberatan terhadap pola komunikasi di media sosial yang digulirkan Panji yang dinilai tidak beretika dan berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Menurutnya, kebebasan berpendapat merupakan hak setiap orang, namun harus tetap disertai tanggung jawab dan tidak digunakan untuk menyerang kehormatan maupun martabat orang lain.
“Kami menyatakan keberatan dan kekecewaan atas postingan tersebut. Kami meminta sdr. Panji Agung segera memberikan klarifikasi 1X24 untuk mempertanggungjawabkan postingannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya.
Dirinya menegaskan akan menempuh langkah konstitusional dengan melaporkan persoalan ini kepada aparat penegak hukum agar dapat diperiksa secara objektif dan profesional.
“Masyarakat dan pemuda Keerom tidak menginginkan persoalan tersebut berkembang menjadi konflik.
“Kami tidak ingin persoalan ini diselesaikan dengan emosi ataupun kekerasan dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang untuk menentukan apakah postingan tersebut memenuhi unsur pelanggaran hukum,” ujarnya.
Yan Christian May menambahkan, masyarakat dan pemuda Keerom akan tetap menjaga kehormatan masyarakat Keerom termasuk Kepala Daerah dan mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi,” pungkasnya. (Red)

















