Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

DARI PROGRAM KEBANGGAAN JADI ANTRIAN PUSKESMAS: MBG DI CIANJUR DIDUGA PICU KERACUNAN

29
×

DARI PROGRAM KEBANGGAAN JADI ANTRIAN PUSKESMAS: MBG DI CIANJUR DIDUGA PICU KERACUNAN

Sebarkan artikel ini

CIANJUR — Program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), diduga menyebabkan ratusan siswa keracunan di Kabupaten Cianjur. Sebanyak 250 siswa MTs dan MA Al-Hidayah Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, mengalami gejala mual, muntah, diare, hingga sakit perut setelah menyantap menu MBG pada Kamis (6/8/2026).

Para siswa menyantap makanan sekitar pukul 09.00 WIB. Namun gejala baru muncul pada malam harinya hingga membuat orang tua dan pihak sekolah panik.
“Anak-anak makan hari Kamis, kejadiannya malam Jumat. Banyak yang muntah-muntah, diare, dan sakit perut. Guru pun sebagian ikut terkena,” ujar perwakilan sekolah, Jumat (7/8/2026).

Example 300x600

Data sekolah mencatat 120 siswa MTs dan 130 siswa MA mengalami gejala serupa. Akibatnya, sebagian korban harus dilarikan ke Puskesmas Warungkondang untuk penanganan medis. Sementara siswa lain memilih membeli obat di warung. Banyak siswa juga tidak masuk sekolah pada Jumat karena masih sakit.

Menu MBG yang dibagikan saat itu terdiri dari telur, tempe, dan daging ayam. Makanan tersebut dipasok oleh SPPG Bunisari Warungkondang 002.
“Menu yang saya lihat ada telur, tempe, dan daging ayam. Kalau tidak salah hari Kamis itu menunya daging ayam,” kata pihak sekolah.

Saat dikonfirmasi, anggota DPRD Cianjur dari Partai Gerindra, Irfan, enggan berkomentar. Ia meminta awak media langsung menghubungi korwil dan kepala SPPG.
“Mun mau wawancara mah ka korwil, ka kepala SPPG na. Tong ka saya,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Hingga kini penyebab pasti belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dan uji laboratorium terhadap sampel makanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Example 120x600