CIANJUR — Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa menolak keberadaan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Kabupaten Cianjur, Sabtu malam (8/8/2026).
Massa menyasar sejumlah kafe yang diduga menjadi tempat perkumpulan LGBT. Aksi dimulai dari Selakopi HQ di Jalan dr. Muwardi, lalu dilanjutkan menuju Jalan KH. Abdullah Bin Nuh untuk menyegel Kafe Kopi Nako Cianjur. Namun, pergerakan massa dihentikan oleh aparat kepolisian.
Melalui pengeras suara, massa menyampaikan tuntutan agar tidak ada ruang bagi kafe-kafe yang diduga menjadi tempat perkumpulan LGBT di Cianjur. Mereka juga memberikan ultimatum.
“Jika kafe-kafe tersebut masih beroperasi, pekan depan kami akan menggelar aksi yang lebih besar lagi,” teriak salah satu orator.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait maupun pengelola kafe yang disorot terkait tuduhan tersebut.
Aparat kepolisian terlihat berjaga di lokasi untuk mengamankan jalannya aksi agar tetap kondusif.
















