CIANJUR, 14 Agustus 2026 — Disdikpora Kabupaten Cianjur mendorong seluruh satuan pendidikan untuk segera mengakses program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini dinilai sebagai solusi strategis mengatasi keterbatasan sarana prasarana sekolah.
Kepala Disdikpora Cianjur, Rifki Mohammad Ramdan, S.P., M.M, menyebut program ini menjadi kunci peningkatan kualitas layanan pendidikan.
“Revitalisasi satuan pendidikan merupakan program strategis dalam pemenuhan sarana prasarana pembelajaran guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujar Rifki, Kamis (14/8/2026).
Prioritas Sekolah Rusak dan Kekurangan Kelas
Disdikpora Cianjur akan memprioritaskan sekolah-sekolah yang memiliki keterbatasan sarpras.
Sasaran utamanya adalah sekolah yang mengalami kekurangan ruang kelas, serta memiliki ruang kelas dengan kondisi rusak sedang hingga rusak berat.
“Kami mendorong seluruh satuan pendidikan, khususnya yang memiliki keterbatasan sarpras agar dapat mengakses program revitalisasi satuan pendidikan,” kata Rifki.
Usulan Sekolah Layak Akan Diajukan ke Kemendikdasmen
Agar program berjalan optimal, Disdikpora Cianjur akan memaksimalkan pengumpulan dan verifikasi usulan dari sekolah.
Seluruh usulan yang layak dan memenuhi kriteria nantinya akan diajukan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mendapatkan bantuan.
“Disdikpora berupaya program tersebut berjalan optimal di Kabupaten Cianjur dengan memaksimalkan usulan seluruh sekolah yang layak dan sesuai kriteria agar dibantu melalui program revitalisasi ini ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” jelas Rifki.
Ia berharap, dengan adanya program ini tidak ada lagi siswa di Cianjur yang harus belajar di ruang kelas yang tidak layak. Sehingga kualitas pendidikan di Bumi Pasundan secara bertahap bisa terus meningkat.

















