Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

WARGA SOROT IRIGASI RP50 JUTA DI KANOMAN: “AUDIT SEMUA PEMBANGUNAN DI DESA INI!”

20
×

WARGA SOROT IRIGASI RP50 JUTA DI KANOMAN: “AUDIT SEMUA PEMBANGUNAN DI DESA INI!”

Sebarkan artikel ini

CIANJUR — Proyek saluran irigasi di Kampung Cipadang Gunung, Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, jadi bola panas. Pagu Rp50 juta dari uang rakyat dinilai warga tidak sebanding dengan hasil pekerjaan.

Dede Hermawan, warga setempat, membongkar rincian anggaran dalam 2 tahap pekerjaan. Dan angkanya jauh dari wajar.

Example 300x600

Tahap pertama: 2 mobil pasir Rp2 juta. Batu Rp1,7 juta, padahal materialnya diambil langsung dari lokasi. Semen 30 sak, terpakai 25 sak. Ditambah 3 pipa paralon 3 inci dan 8 ember.

Setelah diprotes warga, baru ada perbaikan. Tambah 5 sak semen + sisa 5 sak. Serta 1 mobil pasir Rp1 juta.

Untuk upah 5 hari kerja: 2 tukang Rp110 ribu dan 6 kenek Rp120 ribu. Total upah hanya Rp1,08 juta.

“Ini bukan cuma soal irigasi Cipadang Gunung. Kami minta semua pembangunan di Desa Kanoman diaudit. Biar jelas uang rakyat larinya ke mana,” tegas Dede, Kamis (24/7/2026).

Aduan itu sudah sampai ke Inspektorat. Inspektur Inspektorat Daerah Kab. Cianjur, Endan Hamdani, memastikan timnya akan turun.

“Kami sudah terima aduannya. Nanti tim akan turun untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Ironisnya, pejabat tertinggi desa justru bungkam. Penjabat Sementara Kepala Desa Kanoman tidak merespon saat dikonfirmasi via telepon maupun WhatsApp. Saat didatangi ke kantor desa, Pjs Kades juga tidak ada di tempat.

“Mau konfirmasi ke Pak Kades susah. Di-telp tidak jawab, di-chat tidak dibaca. Datang ke kantor juga tidak ada,” kata salah seorang pegawai desa.

Warga mendesak transparansi anggaran agar tidak menjadi spekulasi liar. Misteri penggunaan Rp50 juta itu kini menunggu jawaban dari Inspektorat dan Pemerintah Desa Kanoman.

Example 120x600