Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

KURANG 24 JAM, POLRES SUKABUMI TANGKAP 3 PELAKU PEMBACOKAN 2 REMAJA USAI KONSER HUT RI DI SIMPENAN

29
×

KURANG 24 JAM, POLRES SUKABUMI TANGKAP 3 PELAKU PEMBACOKAN 2 REMAJA USAI KONSER HUT RI DI SIMPENAN

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI, 18 Agustus 2026 — Satreskrim Polres Sukabumi bergerak cepat mengungkap kasus pembacokan terhadap dua remaja usai gelaran konser musik HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapang Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan.

Kurang dari 24 jam setelah menerima laporan, Tim Resmob Polres Sukabumi berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pada Selasa (18/8/2026) sore.

Example 300x600

Berawal dari Cekcok Saat Konser

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana mengatakan, penangkapan bermula dari laporan resmi korban pada Selasa pagi.

Peristiwa berdarah itu dipicu perselisihan antar kelompok pemuda saat menyaksikan hiburan musik pada Senin (17/8/2026) malam. Keributan kecil berlanjut saat salah satu kelompok meninggalkan lokasi dan dibuntuti kelompok pelaku hingga ke kawasan Kiarakoneng, Jalan Raya Kiaradua.

“Berawal dari perselisihan paham antara kedua belah pihak pada saat menonton konser musik. Kemudian terjadi cekcok. Salah satu pihak meninggalkan lokasi dan pihak lain menyusul,” jelas Dudi.

Di tengah jalan, kelompok pelaku menghentikan korban dan langsung menyerang menggunakan sajam. Polisi memastikan celurit tersebut memang sudah disiapkan dan berada dalam penguasaan pelaku sebelum penyerangan.

“Yang jelas itu sengaja dibawa, sehingga pada saat kejadian sudah ada dalam penguasaan si terduga pelaku,” tambah Dudi.

3 Pelaku Ditangkap, Celurit Disita

Seluruh terduga pelaku merupakan pria dewasa berusia di atas 18 tahun. Ketiganya ditangkap tanpa perlawanan di kediaman masing-masing di wilayah Kecamatan Simpenan.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah celurit yang digunakan untuk membacok korban serta satu unit sepeda motor yang dipakai saat beraksi.

Dudi menjelaskan, dalam proses penangkapan pihaknya juga menemukan fakta bahwa salah satu pelaku awalnya memiliki ciri rambut pirang, namun diduga dicat hitam setelah kejadian.

“Kami tidak hanya mengandalkan ciri rambut. Identitas dipastikan berdasarkan hasil penelusuran lapangan, olah TKP, serta keterangan saksi-saksi kunci,” tegasnya.

2 Korban Luka, 1 Masih Dirawat Intensif

Akibat serangan brutal tersebut, dua remaja menjadi korban. Korban pertama, Andira Yusep Hidayat (19), mengalami luka bacok di bagian belakang tubuh dekat ketiak hingga harus mendapat puluhan jahitan.

Sementara korban kedua, Angga Ardiansyah (22), menderita luka lebih parah di bagian pinggang dan tangan karena mencoba menangkis tebasan celurit. Hingga saat ini Angga masih menjalani perawatan medis intensif di RSUD Palabuhanratu.

Saat ini ketiga terduga pelaku telah mendekam di Mapolres Sukabumi untuk menjalani proses pemeriksaan hukum lebih lanjut.

Example 120x600