Harianpers.Com // KEEROM- Di tinjau langsung oleh Bupati Piter Gusbager, rencana ruas jalan baru kampung, Merupakan jalur ruas baru di distrik Arso Barat.Asyaman- kampung Ifia-fia
Peninjauan lokasi dilakukan di Kampung Yaturaharja, Senin (14/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut Bupati Keerom didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Keerom, Ferry Amo, dan Kepala Kampung Yaturaharja.
Bupati Piter Gusbager menjelaskan, lokasi yang ditinjau merupakan trase pembangunan ruas jalan baru dari Kampung Asyaman, Distrik Arso melewati Kampung Yaturaharja dan menuju ke Kampung Ifia-fia, Distrik Arso Barat.
“Saya meninjau lokasi pembangunan ruas jalan baru dari Asyaman-Yaturaharja menuju Kampung Ifia-fia, mulai tahun depan akan dikerjakan,” ujarnya.
Ia menyebut pembangunan jalan ini bertujuan untuk memperlancar konektivitas antar kampung di wilayah Distrik Arso Barat.
Bupati 2 Periode ini merinci jalan yang akan dibangun merupakan jalan standar Kabupaten dengan lebar badan jalan 6 meter dan lebar pengerasan 4 meter.
Untuk memastikan pembangunan berjalan lancar, dirinya telah memerintahkan kepala kampung untuk segera berkoordinasi dengan pemilik lahan di Kampung Yaturaharja.
Selain infrastruktur jalan, Bupati juga memiliki visi penataan kawasan. Kawasan pertemuan jalan di Yaturaharja diproyeksikan menjadi landmark baru Kabupaten Keerom.
“Nantinya kawasan tersebut akan dibangun lingkaran untuk mempercantik tata kota,” jelasnya.
Lebih jauh, Orang nomor 1 di Keerom ini berharap ke depan kawasan Yaturaharja dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Ia mendorong agar di wilayah tersebut dapat masuk investasi, salah satunya di sektor perhotelan dan usaha penunjang lainnya.
” saya berharap kedepan di kawasan ini bisa menjadi satu investasi untuk perhotelan dan lainnya,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Keerom terus berkomitmen membangun infrastruktur dasar di wilayah perbatasan RI-PNG.
Pembangunan jalan baru ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dinas PUPR Keerom ditargetkan segera menyelesaikan perencanaan teknis agar pembangunan dapat dimulai pada tahun anggaran 2027 sesuai arahan Bupati.(SBN)

















