Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Pesparani II Papua 2026, Kontingen Keerom Raih Dua Champion dan Juara III

46
×

Pesparani II Papua 2026, Kontingen Keerom Raih Dua Champion dan Juara III

Sebarkan artikel ini

BIAK NUMFOR, HARIANPERS.COM – Kontingen Kabupaten Keerom menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II Provinsi Papua Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Biak Numfor, 28–30 November 2026.

Dalam ajang tersebut, kontingen dari wilayah Tapal Batas Papua ini berhasil meraih dua gelar Champion atau juara terbaik pada kategori Mazmur Anak dan Mazmur Dewasa. Secara keseluruhan, Keerom mengumpulkan lima medali emas, satu perak, dan enam perunggu dari 12 kategori yang diikuti.

Example 300x600

Berdasarkan hasil perlombaan, Kabupaten Keerom menempati posisi Juara III. Sementara itu, Kabupaten Jayapura meraih Juara II, sedangkan Kota Jayapura keluar sebagai juara umum.

Dua gelar Champion yang diraih Keerom menjadi pencapaian tersendiri, sekaligus menunjukkan kemampuan para peserta dalam bidang seni liturgi dan penghayatan iman melalui nyanyian serta pewartaan Kitab Suci.

Berikut hasil yang diraih Kontingen Pesparani Keerom:

1. Cerdas Cermat Rohani Anak: Juara III.
2. Cerdas Cermat Rohani Remaja: Juara II.
3. Paduan Suara Anak-anak: peringkat IV.
4. Paduan Suara Remaja: Juara III.
5. Paduan Suara Dewasa Wanita (PSDW): Juara III.
6. Paduan Suara Dewasa Campuran: Juara III.
7. Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK): meraih medali emas.
8. Tutur Kitab Suci Anak: peringkat IV.
9. Mazmur Anak: Juara I sekaligus Champion.
10. Mazmur Remaja: meraih medali emas.
11. Mazmur OMK: meraih medali perak.
12. Mazmur Dewasa: Juara I sekaligus Champion.

Ketua LP3K Kabupaten Keerom, Wawan Walma, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah berjuang dan memberikan penampilan terbaik untuk daerahnya.

Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri meskipun Keerom belum berhasil merebut gelar juara umum. Ia menilai seluruh peserta telah menunjukkan semangat dan dedikasi sejak awal hingga berakhirnya perlombaan.

Namun, ia menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama kedisiplinan dalam latihan dan peningkatan kualitas peserta.

“Yang harus ditingkatkan ialah kedisiplinan dalam berlatih dan meningkatkan kualitas,” ungkap Wawan.

Ia berharap pembinaan kontingen Pesparani Keerom ke depan dilakukan secara lebih terarah, termasuk dengan menghadirkan pelatih profesional, baik dari Kabupaten Keerom maupun dari daerah lain, guna meningkatkan kemampuan peserta pada setiap kategori.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom, Jhon Nahak, turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Keerom, Piter Gusbager, atas dukungan yang diberikan kepada kontingen sejak persiapan hingga berakhirnya perlombaan.

Menurut Jhon, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting yang memungkinkan kontingen Keerom mengikuti ajang tingkat Provinsi Papua tersebut.

“Tanpa dukungan dari Bupati Piter Gusbager, kontingen Keerom tidak mungkin bisa sampai di titik ini. Kami berterima kasih kepada Bupati Keerom,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda, mulai dari kategori anak-anak, remaja, OMK, hingga dewasa, agar kualitas kontingen Keerom semakin meningkat pada pelaksanaan Pesparani berikutnya.

“Ke depannya kita harus menyiapkan anak-anak Keerom yang profesional,” tegasnya.

Dengan kekuatan 215 personel, Kontingen Keerom tercatat sebagai salah satu kontingen dengan jumlah peserta terbanyak dalam Pesparani II Provinsi Papua Tahun 2026.

Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara umum, Keerom tetap pulang dengan kepala tegak. Dua gelar Champion dan sejumlah medali yang diraih menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan serta meningkatkan prestasi pada ajang Pesparani mendatang. (SBN)

Example 120x600