CIANJUR – Harapan warga Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber untuk punya irigasi bagus pupus. Proyek yang menelan anggaran Rp50juta itu justru diduga dikerjakan asal-asalan dan nilainya jauh dari realita di lapangan.
Hal itu diungkap Dede Hermawan. Ia menyebut kualitas bangunan irigasi tidak mencerminkan besarnya dana yang keluar.
“Di proposal anggarannya Rp50 juta. Tapi jujur aja, kalau dihitung material + tenaga, paling habis Rp15 juta. Sisanya kemana? Fisiknya aja kelihatan tipis banget,” kata Dede, Rabu 16/4/2026.
Upaya konfirmasi ke perangkat desa juga mentok. Menurut Dede, saat didatangi kantor desa malah kosong.
“Saya tanya baik-baik. Eh malah pada pergi. Nggak ada yang berani jelasin. Kami kecewa,” ucapnya.
Warga kini minta Inspektorat dan Kecamatan Cibeber turun langsung audit. Mereka khawatir jika dibiarkan, dana desa akan terus diselewengkan.
Sampai berita ini tayang, Kepala Desa Kanoman belum memberikan klarifikasi.















