MENJADI ORANG TUA ASUH POHON WAJIB MENJADI PROGRAM NASIONAL BERSAMA PRESIDEN RI

- Penulis

Minggu, 22 Desember 2024 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN PERS // Catatan Akhir Tahun dari Prof KH Sutan Nasomal SH,MH. Pemerhati masyarakat INDONESIA.

Membiasakan menanam pohon dari masa usia anak anak bahkan remaja sangatlah penting akan kegemaran menanam pohon, menjadi rasa tanggung jawab bersama yang kuat di seluruh NKRI, sehingga tidak akan terjadi krisis sandang papan & pangan dalam 1000 tahun.

Mengapa semua hasil pertanian saat ini mahal baik kebutuhan buah buahan, sayuran dan kayu untuk pembangunan sehingga harganya sangat mahal, padahal sangat dibutuhkan, tentu akibat kurangnya kesadaran masyarakat mau menananam dan memanfaatkan lahan lahan luas di seluruh wilayah & daerahnya. Program ketahanan pangan harus ada yang memimpin. Maka Bapak Presiden RI di himbau menjadi pemimpin menjalankan PROGRAM ORANG TUA ASUH POHON untuk INDONESIA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengatasi krisis kelaparan saat ini adalah menjadi hal utama di seluruh dunia. Negara harus hadir memberikan EDUKASI ke seluruh alur elemen NASIONAL baik para pelajar dan para pengusaha, agar INDONESIA yang diwariskan dari anak anak di masa depan tetap hijau makmur sampai 1000 tahun lagi. Disampaikan kepada media hal penting ini oleh Prof Sutan Nasomal (22/12/2024)

Kesadaran kita saat ini harus terus diperkuat dengan memahami saat ini kita semua sedang menerima amanah dari anak anak di masa depan, perlu di jaga semuanya serta di jalankan ILMU KESEIMBANGAN ALAM.

Para generasi penerus INDONESIA harus cerdas menjaga ALAM NUSANTARA. Ilmu pertanian harus berjalan di semua ruang Pendidikan Nasional, diterapkan dengan kemajuan pembangunan hebat di seluruh INDONESIA. Guna menghindari bencana alam akibat penggundulan pohon atau hutan.

Baca Juga:  DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW ke 12 Sekaligus HUT Demokrat Ke 23 Tahun

Membiasakan kedua tangan anak anak serta remaja INDONESIA mau menanam. Maka akan menghasilkan BANK POHON. Bahkan sangat diwajibkan disekolah kegiatan menanam menjadi PROGRAM ORANG TUA ASUH POHON. Maka diwajibkan juga para TNI POLRI serta pegawai negri menjadi panutan pelopor ORANG TUA ASUH POHON selama lamanya.

Bila setiap WNI mengumpulkan bijian bijian buah yang sering dimakan dan kembali ditanam maka pohon pohon yang menghasilkan buah yang harum manis dan lezat tidak akan langka dan akhirnya harga buah buahan mahal.

Begitu pula semangat menanam di ruas ruas bagian pegunungan harus terus dilaksanakan. Desa dan Kota juga wajib menjadi ruang hijau. Maka memanfaatkan semua ruang lahan untuk menumbuhkan kembali pohon harus bisa.

Mengapa Program Orang Tua Asuh Pohon Sangat Penting. Hal ini disampaikan oleh Prof Sutan Nasional.

Masyarakat serta Pemerintah harus bersama sama bekerja kerja keras menciptakan ketahanan pangan. Menghidupkan program pertanian yang penting diseluruh nusantara. Agar terbentuk kekuatan kekuatan baru ketahanan pangan yang paten.

Masalah yang hadir saat ini dan menjadi catatan akhir tahun 2024

1. Masyarakat Dunia juga mengalami krisis LAPAR yang mengkawatirkan, sehingga Global Hunger Index mengatakan masih pada tingkat waspada. Negara INDONESIA juga salah satu yang mengalaminya karena tingkat kelaparan masih sangat tinggi. Kekurangan gizi tidak saja di pedesaan, diperkotaan juga terjadi. Kesenjangan sosial dan sulitnya pekerjaan menambah angka kemiskinan tiap keluarga sangat tinggi dan sudah masuk pada tahap waspada.
2. Deforestasi RI terburuk kedua di tingkat dunia. Hampir tiap tahun jutaan hektar hutan hilang dan bencana alam terjadi di INDONESIA. Sehingga sumber daya alam mengalami masalah serius. Ini juga memberikan dampak luas terciptanya kemiskinan pada para keluarga masyarakat INDONESIA. Semakin sulit lapangan pekerjaan akibat kekayaan hutan hilang atau telah beralih pada fungsi yang tidak banyak manfaatnya menyentuh masyarakat
3. Setelah pandemi COVID19 terjadi di seluruh dunia pada tahun 2020 – 2022. Merusak kesehatan masyarakat dunia. Sehingga roda perputaran ekonomi juga mengalami sakit. INDONESIA juga mengalami kemunduran perkembangan dan kemajuan ekonomi. Tidak sedikit industri besar yang mengalami krisis & menutup usahanya. Boleh di katakan INDONESIA di hantam oleh tsunami krisis terberat. Langkah kebijakan yang tidak sehat dari para pemangku kuasa juga membuat semakin terpuruk. PHK besar besaran terjadi. Maka perlu perbaikan pada tatanan ekonomi secara global. Semua ini memberikan dampak luas terciptanya kemiskinan pada para keluarga INDONESIA. Maka sangat tidak tepat bila kondisi saat ini kebijakan menaikkan pajak di lakukan oleh para pimpinan NKRI. Masih ada cara lain yang bisa dilakukan oleh pemimpin INDONESIA.
4. Menghidupkan kembali program transmigrasi untuk masyarakat luas. Peran pemerintah bersama para ahli pertanian menjadi kunci penting. Pertanian saat ini memerlukan tekhnologi yang lebih bagus. Guna memudahkan para petani mengolah lahan perkebunan. Agar hasil panen terjamin menguntungkan.

Baca Juga:  KPK Lelang Gedung Lampung Nahdliyin Center Untuk Tutupi Kerugian Negara

Maka Program Orang Tua Asuh Pohon akan menghidupkan kembali semangat bercocok tanam dan mampu menjadi program Nasional serta program pendidikan, arahan yang di sampaikan oleh Prof KH Sutan Nasomal SH,MH

Narasumber : PROF SUTAN NASOMAL SH,MH

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota PAI Cianjur Hadiri Halal Bihalal di Hotel Horison Bandung, Ginanjar Nusantara, S.H. Tekankan Pentingnya Silaturahmi
Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat Usai Hadiri Deklarasi SWSI
Rapat Kordinasi Daerah Ormas Jawa Tengah Bersatu.
Waspada! Angin Kencang Terjadi Hampir Sepekan, Jalan Provinsi Cianjur Rawan Pohon Tumbang
Aneka Biscotti dan Brownchips Berbahan Sagu Lokal Papua
Sekdes sadawarna samsuri suganda resmi càlon kan paw kades sadawarna.
Ady Setiawan Resmi Menjabat Direksi PDAM Kota Semarang 
Penerimaan Hibah di Kabupaten Subang di duga menjadi ajang bancakan~

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:51 WIB

Anggota PAI Cianjur Hadiri Halal Bihalal di Hotel Horison Bandung, Ginanjar Nusantara, S.H. Tekankan Pentingnya Silaturahmi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:53 WIB

Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat Usai Hadiri Deklarasi SWSI

Minggu, 12 April 2026 - 21:31 WIB

Rapat Kordinasi Daerah Ormas Jawa Tengah Bersatu.

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:49 WIB

Waspada! Angin Kencang Terjadi Hampir Sepekan, Jalan Provinsi Cianjur Rawan Pohon Tumbang

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:33 WIB

Aneka Biscotti dan Brownchips Berbahan Sagu Lokal Papua

Berita Terbaru

Uncategorized

Oknum Guru SMAN 1 Jalan Cagak Sri akan Laporkan Wartawan ke Polisi

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:28 WIB

Uncategorized

Gebrakan bangun jalan Desa bersama Bos Urip kembali di lanjutkan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:26 WIB