CIANJUR – Lapangan Padel Cianjur memanas. Sebanyak 176 atlet dari Cianjur, Sukabumi, Bogor, hingga Bandung adu gengsi di Kapolres Cianjur Cup Series 2026. Turnamen ini bukan sekadar memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80, tapi jadi ajang seleksi awal menuju PON 2028.
Wakapolres Cianjur, Kompol Mohamad Ardi Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan turnamen ini wujud nyata tema Polri untuk Masyarakat.
“Terima kasih rekan-rekan media. Jadi turnamen ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kita ingin mendekatkan Polri dengan masyarakat lewat olahraga,” ujar Ardi saat diwawancarai, Kamis malam, 19/6/2026.
Jaring Bibit Atlet untuk Porprov & PON 2028
Ketua KONI Cianjur, Beni Rustandi, yang turut hadir menyebut ajang ini momentum emas. Pasalnya, cabang olahraga Padel resmi jadi cabor eksibisi di PON 2028.
“Yang kedua, tentu ini momentum yang sangat baik buat kami Cianjur dalam rangka Pekan Olahraga Provinsi. Kebetulan KONI Pusat sudah menetapkan bahwa cabor Padel ini akan diadakan pada PON 2028 nanti,” kata Beni.
Artinya, Kapolres Cup jadi pemanasan dan seleksi dini atlet Cianjur. “Jadi Kapolres Cup ini sekaligus seleksi awal. Kami cari bibit atlet Cianjur,” tegas Beni.
Sinergi Polri-Pemda: Prioritas Atlet Lokal
Pemkab Cianjur mengapresiasi Polres yang aktif membina olahraga. Beni menyebut ini bentuk nyata Polri mengabdi.
“Sejujurnya kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Cianjur. Khususnya kalau saya masyarakat keolahragaan, dan ini adalah bentuk wujud nyata yang dilakukan oleh Polri,” ucapnya.
Meski antusias peserta luar daerah tinggi, prioritas tetap atlet lokal. “Kita mengakomodir, meskipun memang tidak semuanya terakomodir. Tapi komitmen kami dengan Polres Cianjur dalam rangka pembibitan atlet-atlet Kabupaten Cianjur khususnya,” lanjut Beni.
Kompol Ardi mengamini. “Betul. Tadi Pak Wakapolres sampaikan kita tidak bisa menampik bahwa antusias dari luar Cianjur juga banyak sekali. Tapi prioritas kami tetap pembinaan atlet lokal,” katanya.
6 Kategori, Hadiah Jutaan, 60 Doorprize
Kasat Reskrim selaku ketua pelaksana merinci, turnamen ini buka 6 kategori. Tiga kategori low ground untuk pemula, tiga kategori open untuk yang mahir. Kelas open sengaja digelar untuk menjaring animo peserta dari luar Cianjur.

“Total peserta ada 176 orang, bukan hanya dari Cianjur, tapi juga Sukabumi, Bogor, bahkan ada dari Bandung,” jelas Ardi.
Soal hadiah, panitia tak main-main. Juara 1 diganjar Rp5 juta, juara 2 Rp3 juta, dan juara 3 Rp2 juta. Panitia juga siapkan 60 doorprize bagi peserta dan penonton. Turnamen digelar hingga hari minggu 22 .06.2026












