Viral, Siswoyo Menduga Ada Beking Oknum TNI/Polri, Toko Obat Madi (Aceh) Di Pakuaman Kembali

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toko Obat Terlarang ke 4 di Pakuaman milik Madi Aceh

i

Toko Obat Terlarang ke 4 di Pakuaman milik Madi Aceh

HarianPers || TEGAL – Peredaran Obat tetlarang jenis G semakin menjadi – jadi, kini ditemukan lagi toko obat ke 4 jaringan Madi (Aceh) wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal. Jalan Sultan Agung, Desa Pekauman Kulon, Kecamatan Dukuh Turi, Kabupaten Tegal, kembali beroperasi. Rabu 17/12/2025.

Dari informasi masyarakat setempat bahwa toko obat tersebut sempat tutup, tapi anehnya dalam tiga (3) hari kembali beroperasi sampai menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat.

“Sempat ditutup toko yang jual obat – obatan itu, karena di grebeg oleh polisi dari polda jateng.” Ucap Siswoyo ketua RT sambil menunjukan bukti WA yang isinya (inisial HW) mengatakan selamat siang Pak RT saya dari penyidik Polda Jateng, ini kami proses. Ucapnya.

Kuatnya jaringan Madi (Aceh) yang menjual obat terlarang untuk kembali beroperasi, meskipun pernah digerebek oleh Polda Jateng, Masyarakat setempat dan RT menaruh kecurigaan yang kuat, bahwa jaringan peredaran obat terlarang yang dijalankan Madi ini disinyalir memiliki beking dari oknum TNI dan Polisi, yang membuat para pelaku merasa kebal hukum dan penindakan yang dilakukan tidak efektif.

“Saya hanya sebagai pelayan yang menjualkan obat – obatan jenis G, dan uangnya disetorkan dan Bos Madi tidak ada ditempat.” Terangnya.

Baca Juga:  Oknum Pengacara AMR & Oknum Lebe KD Desa Totoran Di Laporkan Ke Polisi

Lanjut Siswoyo, yang pernah melaporkan masalah ini kepada Kepala Desa (Kades) setempat, namun merasa upaya tersebut diacuhkan. “Saya sudah melaporkan ke kepala desa, tapi Kades tutup mata alias acuh seolah pembiaran,” tambahnya.

Sementara itu, Sunarto Kepala Desa Pekauman Kulon, saat dikonfirmasi perihal keresahan warga dan usulan dari Ketua RT Siswoyo, Kades hanya memberikan jawaban yang terkesan tidak peduli.

“Saya tidak tahu menahu mengenai aktivitas penjualan obat – obatan Aceh itu.” Tegangnya. (Mzk).

Penulis : Mzk

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Masyarakat

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT PJI Laporkan Dugaan PEMERASAN & ANCAMAN Oleh Oknum Anggota DPR RI
Viral Tabrak Lari di Cianjur Diduga Libatkan Pengacara, Pelaku Ditangkap Polisi di Bogor
PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:45 WIB

PT PJI Laporkan Dugaan PEMERASAN & ANCAMAN Oleh Oknum Anggota DPR RI

Rabu, 22 April 2026 - 13:14 WIB

Viral Tabrak Lari di Cianjur Diduga Libatkan Pengacara, Pelaku Ditangkap Polisi di Bogor

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Berita Terbaru

Uncategorized

Seluruh ASN Akan di Evaluasi ; Apa Pesan Bupati Piter Gusbager ?

Senin, 27 Apr 2026 - 11:47 WIB