Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

PROYEK PENGECORAN JALAN ASPIRASI DEWAN IRFAN GERINDRA DIDUGA KUAT ASAL-ASALAN

10
×

PROYEK PENGECORAN JALAN ASPIRASI DEWAN IRFAN GERINDRA DIDUGA KUAT ASAL-ASALAN

Sebarkan artikel ini

HarianPers || INDRAMAYU – Lokasi Blok Bonjot Tumpal RT 38 RW 13, Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Pada Juli 2026, warga Blok Bonjot Tumpal RT 38 RW 13 Desa Panyindangan Kulon dikejutkan dengan adanya kegiatan pengecoran jalan lingkungan.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, proyek tersebut merupakan realisasi dana aspirasi milik anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Bapak Irfan.

Example 300x600

Invetigasi media Temuan di Lapangan Sejak hari pertama pengerjaan, warga mulai resah dengan metode kerja yang dinilai tidak sesuai standar teknis. Beberapa dugaan kejanggalan yang ditemukan warga di lokasi:

IT menyampaikan, Temuan di Lapangan, Jalan lama tidak dikupas dan tidak dipadatkan. Cor langsung digelar di atas tanah basah bekas hujan tanpa urugan sirtu dan Ketebalan bervariasi. Di beberapa titik hanya 5-7 cm, jauh dari standar jalan lingkungan minimal 10-12 cm.

Beberapa warga RT 38 RW 13 menyampaikan kekecewaannya:

“Kalau begini caranya, kami khawatir 3 bulan juga sudah retak dan hancur lagi. Sayang uang negara kalau hasilnya asal-asalan,” ujar IT, salah satu tokoh pemuda setempat.

Dan warga juga menduga kuat pengerjaan proyek aspirasi ini tidak diawasi dengan baik dan berpotensi merugikan masyarakat. Jalan tersebut merupakan akses utama warga Blok Bonjot Tumpal untuk kegiatan sehari-hari, termasuk anak sekolah dan petani.

Atas dugaan pengerjaan yang asal-asalan ini, warga Blok Bonjot Tumpal RT 38 RW 13 menuntut:
1. Dewan Irfan dari Fraksi Gerindra selaku pemilik aspirasi turun langsung mengecek kondisi di lapangan. 2. Dinas terkait segera melakukan audit teknis terhadap kualitas pengecoran jalan tersebut. 3. Jika terbukti tidak sesuai spesifikasi, pihak pelaksana wajib membongkar dan mengerjakan ulang sesuai RAB.
4. Adanya transparansi anggaran dan papan proyek, karena sejak awal warga tidak tahu berapa nilai anggaran dan siapa CV pelaksananya.

Warga berharap dana aspirasi dewan benar-benar menjadi solusi, bukan malah menimbulkan masalah baru. Pengecoran yang diduga kuat asal-asalan ini menjadi preseden buruk jika dibiarkan. Masyarakat Desa Panyindangan Kulon akan terus mengawal dan melaporkan temuan ini ke instansi yang berwenang. (RED).

Example 120x600