Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Mewakili Bupati, Plt. Sekda Keerom Buka Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Aparatur Kampung: Bupati Tekankan Transparasi dan Akuntabel

86
×

Mewakili Bupati, Plt. Sekda Keerom Buka Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Aparatur Kampung: Bupati Tekankan Transparasi dan Akuntabel

Sebarkan artikel ini

KEEROM, HARIANPERS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, S.H., M.P., membuka kegiatan Pelatihan Penyusunan Pelaporan Keuangan bagi Aparatur Kampung yang berlangsung di Hotel Arso Grande, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas aparatur kampung dalam menyusun laporan keuangan yang tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Example 300x600


Dalam sambutan Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP, yang dibacakan pada kegiatan tersebut, ditegaskan bahwa pengelolaan keuangan kampung merupakan amanah yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bupati menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan kampung yang baik, profesional, dan berintegritas. Setiap rupiah anggaran yang dikelola pemerintah kampung harus digunakan sesuai peruntukannya serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pengelolaan keuangan kampung yang baik tidak hanya berkaitan dengan bagaimana anggaran digunakan, tetapi juga bagaimana setiap penggunaan anggaran dipertanggungjawabkan melalui laporan keuangan yang benar, lengkap, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian penegasan dalam sambutan Bupati.
Menurut Bupati, dana kampung memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberdayakan ekonomi, membangun infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, kemampuan aparatur kampung dalam melakukan pencatatan transaksi, penatausahaan keuangan, penyusunan laporan realisasi anggaran, hingga penyelesaian laporan pertanggungjawaban keuangan perlu terus ditingkatkan.


Bupati juga mengingatkan seluruh kepala kampung dan aparatur agar menjunjung tinggi prinsip kejujuran, disiplin, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan kampung. Kelalaian administrasi harus dihindari karena dapat menghambat pelaksanaan pembangunan dan menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan di kampung masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung juga diharapkan terus melakukan pembinaan, pendampingan, dan evaluasi agar aparatur kampung memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola keuangan secara tertib dan bertanggung jawab.

Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi mampu menghasilkan perubahan nyata dalam pelaksanaan tugas aparatur kampung sehari-hari, terutama dalam mewujudkan pelaporan keuangan yang tepat waktu, transparan, dan sesuai ketentuan.


Dengan tata kelola keuangan yang semakin baik, Pemerintah Kabupaten Keerom berharap pembangunan kampung dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas aparatur kampung sekaligus mendorong terwujudnya pemerintahan kampung yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Keerom. (SBN)

Example 120x600