Masyarakat Nelayan Menolak Keras PP Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Penolakan Hasil Sedimentasi Di Laut

- Penulis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Nelayan Menolak Keras PP Nomor 26 Tahun 2023

i

Masyarakat Nelayan Menolak Keras PP Nomor 26 Tahun 2023

HarianPers || Indramayu – Masyarakat Nelayan Provinsi Jawa Barat mengadakan musyawarah bersama menolak keras PP nomor 26 tahun 2023 tentang penolakan hasil sedimentasi di laut, bertempat di aula koperasi mina makmur lestari desa pabean udik, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Minggu (13/10/2024).

Kegiatan musyawarah di hadiri BAPERA, beberapa organisasi, beberapa KUB, Kelompok nelayan se-wilayah tiga dan kelompok KUB kerawang, Bekasi juga 10 lembaga sekabupaten Indramayu.

Dalam musyawarah, Karta sebagai Ketua menyampaikan, kegiatan musyawarah ini sengaja kami memanggil para nelayan, khususnya nalayan rajungan dalam menanpung aspirasi teman – teman bahwa yang dilapangan atau yang bekerja dilautan untuk mencari nafkah dari hasil Laut menolak keras adanya pengerukan pasir.

“Kami menolak Keras PP Nomor 26 tahun 2023 karena akan merusak ekosistem laut. Wis weruh pasire dikeruk priwe ora ngerusak, abrasi ya iya, dan kami masyarakat nelayan akan lakukan aksi berjilid – jilid.” Ucapnya.

Sementara itu, Tarika sebagai peduli lingkungan juga menegaskan, dengan adanya PP Nomor 26 tahun 2023 kami sebagai nelayan juga peduli lingkungan sangat menolak keras karena ekologi sebagai ilmu tentang interaksi antara habitat-Lingkungan dan Lingkungannya tidak akan seimbang.

Baca Juga:  Pengoplos Gas Di Rumpin Kab.Bogor Disikat Tim Gabungan TNI Polri

“Ekosistem laut akan rusak dan bagaimana kami sebagai nelayan mencari kehidupan yang layak, harusnya pemerintah jangan memihak oligarki (pengusaha setelah untung pergi) sedangkan masyarakat kecil sebagai korban.” Tegasnya.

Kemudian, Penolakan ini akan terus kami gaungkan bila perlu kami akan buat ritual tolak bala demi menjaga BUMI WIRALODRA supaya penambang pasir sengsara seumur hidup.(R**).

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IKWI Cianjur Tolak Poligami, Gaungkan Semangat Kartini Lewat Karya Nyata
Tertidur Saat Paripurna, Anggota DPRD Cianjur Disorot Aktivis
Orang Tua Siswa Geruduk Kantor Kordik Karangtengah, Desak Pencopotan Kepsek SDN Babakancaringin 1
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Cikalongkulon, Polisi Dampingi Korban
Bupati Keerom Dorong Pertanian Modern; Gandeng Perusahaan Asal Belanda.
Momentum Hari Kartini: Hj. Lilis Boy Ajak Perempuan Cianjur Bangkit dan Berani Bermimpi
Usia Beda, Prestasi Tak Terbatas! KU-9 Paster Junior Sabet Runner Up Liga Jabar Istimewa 2026
Satnarkoba Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 648,75 Gram Sabu, Satu Kurir Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:33 WIB

IKWI Cianjur Tolak Poligami, Gaungkan Semangat Kartini Lewat Karya Nyata

Rabu, 22 April 2026 - 14:16 WIB

Tertidur Saat Paripurna, Anggota DPRD Cianjur Disorot Aktivis

Rabu, 22 April 2026 - 07:26 WIB

Orang Tua Siswa Geruduk Kantor Kordik Karangtengah, Desak Pencopotan Kepsek SDN Babakancaringin 1

Rabu, 22 April 2026 - 07:24 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Cikalongkulon, Polisi Dampingi Korban

Selasa, 21 April 2026 - 18:47 WIB

Bupati Keerom Dorong Pertanian Modern; Gandeng Perusahaan Asal Belanda.

Berita Terbaru

Uncategorized

Seluruh ASN Akan di Evaluasi ; Apa Pesan Bupati Piter Gusbager ?

Senin, 27 Apr 2026 - 11:47 WIB

Uncategorized

Polisi Segera Tindak, Peredaran Obat Terlarang Di Puntang Merajalela

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:18 WIB

Uncategorized

Renja OPD 2027 Selaras 8 Klaster Transformasi Visi Misi Bupati Keerom

Jumat, 24 Apr 2026 - 14:00 WIB

Uncategorized

Menghadirkan 618 UMKM HUT 23 Keerom Catat Sejarah.

Jumat, 24 Apr 2026 - 12:24 WIB