Tertidur Saat Paripurna, Anggota DPRD Cianjur Disorot Aktivis

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR – Momen rapat paripurna DPRD Cianjur diwarnai kejadian tak sedap. Di antara puluhan anggota dewan yang hadir, satu anggota tertangkap kamera diduga tertidur pulas saat rapat berlangsung.

Anggota dewan berkacamata bening itu tampak bersandar di kursi dengan tangan di atas perut. Dugaan ia tertidur mencuat saat rapat masih berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paripurna dengan agenda pembahasan Raperda dipimpin Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika, didampingi Wakil Ketua Ganjar Ramadhan dan Lepi Ali Firmansyah. Hadir pula Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian.

Di tengah rapat, sempat terjadi kericuhan hingga mengganggu anggota dewan yang diduga tertidur tersebut.

*Kritik Aktivis: Simbol Degradasi Etika*
Kejadian ini menuai kritik tajam aktivis Cianjur, Hendra Malik. Menurutnya, anggota dewan tidur saat rapat bukan sekadar soal kelelahan. “Ini simbol degradasi etika dan hilangnya rasa hormat terhadap mandat rakyat,” tegas Hendra.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif, Tukang Cilok Hingga Ngamen Mampu Hidupi Ketujuh Anaknya

Ia menyebut rapat paripurna adalah puncak proses demokrasi. Di sanalah kebijakan yang menentukan nasib rakyat diputuskan. “Ironisnya, kamera wartawan berkali-kali menangkap pemandangan anggota dewan terbuai mimpi, sementara nasib publik dipertaruhkan,” ujarnya.

Hendra mengingatkan, gaji dan tunjangan anggota DPRD dibiayai pajak rakyat. “Dari pedagang yang bangun subuh hingga buruh lembur. Ketika mereka tidur di tengah rapat, mereka mencuri waktu dan uang rakyat. Itu tidur paling mahal yang dibayar publik,” katanya.

*Kursi Dewan Representasi Ribuan Suara*
Hendra menegaskan setiap kursi di ruang sidang mewakili ribuan suara. “Saat anggota dewan memejamkan mata, dia menutup mata terhadap aspirasi konstituen. Bagaimana bisa mengklaim memperjuangkan rakyat jika mendengarkan laporan saja tidak sanggup?”

Baca Juga:  Ngeri, Belasan Murid SD diduga Mengkonsumsi Obat Eximer

Alasan kelelahan karena jadwal padat, kata Hendra, sudah basi. “Jika tidak sanggup menjalankan tugas fisik dan mental, seharusnya tidak mencalonkan diri sejak awal,” tegasnya.

Ia mendesak Badan Kehormatan (BK) memberi sanksi tegas. “Membiarkan ini tanpa sanksi hanya memperkuat stigma gedung DPRD tempat bersantai usai kampanye. Rakyat mengirim kalian jadi penyambung lidah, bukan tukang tidur yang dibayar mahal,” imbuhnya.

Hendra meminta publik berhenti menganggap foto anggota dewan tidur sebagai lelucon. “Itu bukan komedi, itu tragedi demokrasi. Kita butuh wakil yang terjaga untuk menjaga kepentingan kita, bukan yang baru bangun saat reses atau jelang pemilu,” pungkasnya.

“Jika untuk tetap terjaga saja gagal, bagaimana kita percaya mereka menjaga amanah yang lebih berat?”

Penulis : Tomi

Editor : SLS

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IKWI Cianjur Tolak Poligami, Gaungkan Semangat Kartini Lewat Karya Nyata
Orang Tua Siswa Geruduk Kantor Kordik Karangtengah, Desak Pencopotan Kepsek SDN Babakancaringin 1
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Cikalongkulon, Polisi Dampingi Korban
Bupati Keerom Dorong Pertanian Modern; Gandeng Perusahaan Asal Belanda.
Momentum Hari Kartini: Hj. Lilis Boy Ajak Perempuan Cianjur Bangkit dan Berani Bermimpi
Usia Beda, Prestasi Tak Terbatas! KU-9 Paster Junior Sabet Runner Up Liga Jabar Istimewa 2026
Satnarkoba Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 648,75 Gram Sabu, Satu Kurir Ditangkap
Kuda-Kuda Politik! DPC PDIP Cianjur Konsolidasi Perkuat Struktur hingga Akar Rumput

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:33 WIB

IKWI Cianjur Tolak Poligami, Gaungkan Semangat Kartini Lewat Karya Nyata

Rabu, 22 April 2026 - 14:16 WIB

Tertidur Saat Paripurna, Anggota DPRD Cianjur Disorot Aktivis

Rabu, 22 April 2026 - 07:26 WIB

Orang Tua Siswa Geruduk Kantor Kordik Karangtengah, Desak Pencopotan Kepsek SDN Babakancaringin 1

Selasa, 21 April 2026 - 18:47 WIB

Bupati Keerom Dorong Pertanian Modern; Gandeng Perusahaan Asal Belanda.

Selasa, 21 April 2026 - 15:26 WIB

Momentum Hari Kartini: Hj. Lilis Boy Ajak Perempuan Cianjur Bangkit dan Berani Bermimpi

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Keerom Tangkap Pelaku Rudapaksa di Kampung Sanggaria

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:41 WIB