Harianpers.com.// Keerom,-Wakil Bupati Keerom, Drs. Daud., M.Si., didampingi Plt. Sekda Keerom, Noak Wasanggai, S.Sos., hadiri Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian hasil reses I masa sidang I tahun 2026 dan Pokir dewan perwakilan rakyat kabupaten Keerom tahun 2027 atas program dan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Tahun 2027.
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, S.Sos., bersama pimpinan DPRK Keerom yang dihadiri oleh Unsur Forkopimda serta Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Keerom. Senin ( 27/4/26 ).
Agenda rapat paripurna ini diisi dengan penyampaian laporan hasil reses anggota DPRK Keerom dari 5 fraksi diantaranya fraksi Golkar, fraksi PKS, fraksi Perjuangan dan Persatuan Indonesia, fraksi Nasional Demokrat Solidaritas Gerakan Perubahan, dan fraksi Pengangkatan Kelompok Khusus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan tersebut memuat berbagai aspirasi masyarakat di sejumlah bidang, antara lain infrastruktur, ekonomi, sosial, pertanian, kesehatan, dan pendidikan dan lainnya.
Di kesempatan tersebut, Mewakili Bupati Keerom, Piter Gusbager, Wabup Keerom menyampaikan apresiasi kepada DPRK Keerom yang telah menjalankan reses dan melaporkan hasil reses kepada pemerintah daerah.
Kegiatan reses ini merupakan jembatan komunikasi yang sangat penting antara Anggota Dewan dan Masyarakat di Daerah Pemilihan, tentunya Melalui reses, aspirasi, harapan, bahkan keluhan masyarakat dapat didengar secara langsung.
Ia berharap koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama antara eksekutif dan legislatif ke depan semakin solid sehingga kebijakan-kebijakan yang dihasilkan nantinya dapat mensejahterakan masyarakat.
Sementara itu Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, S.Sos., menjelaskan bahwa sidang hari ini merupakan agenda penyampaian aspirasi masyarakat Keerom yang diperoleh melalui kegiatan reses.

Laporan hasil reses dan pokir ini diserahkan kepada pemerintah daerah agar dapat diakomodir dalam rencana kerja pemerintah daerah tahun 2027.
” Setelah kita mendengar dan menampung aspirasi masyarakat ini, kita menyerahkan kepada Bupati Keerom melalui OPD yang nantinya akan dirumuskan dalam domumen perencanaan pembangunan”, ujarnya.
Ia juga menuturkan bahwa setelah menyerahkan aspirasi ini, tentunya akan ditindaklanjuti dengan melakukan rapat lagi bersama pemerintah daerah untuk mengawal aspirasi masyarakat sampai pada penetapan APBD Tahun 2027.(red)












