Wow..!!! Program Sertifikat Redis (Redistribusi Tanah) di Pungut Satu Juta Rupiah/Bidang, Rosidin Kades Bojong Jaya : Itu Hasil Sosialisasi Dulu di Saksikan Orang Penting

- Penulis

Jumat, 6 September 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANPERS || Desa merupakan tempat pelayanan masyarakat baik pelayanan administrasi dan pelayanan lainya yang sifatnya di butuhkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik agar dapat terpenuhi segala kebutuhan masyarakat di berbagai aspek.

 

Namun berbeda dengan salah satu Desa yang ada di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Desa Bojong Jaya, Kec. Pusakajaya, Kabupaten Subang ini terlihat seperti kuburan tidak ada satupun perangkat yang ada apalagi Kepala Desanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kejadian itu terjadi saat beberapa awak media menyambangi Desa tersebut untuk komfirmasi terkait beberapa dugaan penyalahgunaan wewenang dengan adanya pungutan dan dugaan kasus lainya.

 

Dari hasil investigasi tim awak media yang dihimpun ada beberapa dugaan penyalanggunaan wewenang diantaranya adanya pungutan uang PTSL Th 2023 yang diakui program sertifikat Redis (Redistribusi Tanah).

 

Adanya dugaan pungutan yang tidak sesuai dengan aturan di dapat dari beberapa warga Desa Bojong Jaya dengan nilai Rp.1.000.000 (Satu juta rupiah) di akui Rosidin.

Baca Juga:  H. Ruslandi, S.H Menyatakan Mundur Dari Kuasa Hukum Tersangka SINAGA

 

Sedangkan menurut surat edaran Program pemerintah dalam pembuatan sertifikat tanah (Redis) atau reforma agraria, adalah pengadaan sertifikat tanah gratis sehingga masyarakat memiliki kesempatan dalam pengadaan sertifikat tanah dan memiliki kepemilikan yang sah atas tanah yang dimilikinya.

 

Saat di komfirmasi, awalnya Kades Bojong Jaya Rosidin menjelaskan permasalah rumor tersebut.

 

“Masalahnya ini adalah Redis Bukan PTS, awalnya saya belum mau nerima program Redis ini sebelum ada surat edaran Bupati, untuk Redis saya kembalikan lagi ke tim dan saya buatkan SK nya, dan disini kita dapat 500 bidang” terang Rosidin pada Senin (28/8) di tempat kerjanya.

 

Selanjutnya Rosidin menyuruh tim untuk musyawarah dengan warga terkait biaya oprasional.

 

“Saya menyuruh tim (panitia) untuk bermusyawarah masalah biaya oprasioal dan warga hanya menyanggupi di angka Rp.1.000.000 (satu juta rupiah), pembiayaan itupun Saya talangin dulu” jelasnya.

Baca Juga:  Ini Penjelasan M.Irwan Yustiarta.SH Tentang Rumor Adanya Kepala Desa Merangkap Jadi PPK

 

Masih tutur Rosidin (Kades Bojong Jaya), untuk program Redis ini kita melalui musyawarah dahulu dengan warga membahas masalah biaya oprasional tim, itupun disaksikan oleh orang orang penting.

 

“Tahapan awal kita sosialisasikan dulu di sini disaksikan mulai dari orang kejaksaan, pihak polres, saber pungli BPN dan lainya” tuturnya.

 

“Termasuk para RT dan RW yang jelas lebih tahu wilayahnya” pungkasnya.

 

Sayangnya Rosidin di komfirmasi kembali melalui tlpn selulernya di 085xxxxxx pada jum’at (6/9) tidak merespon sedikitpun.

 

Selain dugaan pungutan Redis tersebut tim awak media masih menggali informasi terkait dugaan pungutan program PTS 2023 dan rumor Tanah Bengkok yang belum lama ini disewakan dimana narasumber menyatakan hasil dari sewaan tersebut tidak masuk dalam PAD.

 

Red

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IKWI Cianjur Tolak Poligami, Gaungkan Semangat Kartini Lewat Karya Nyata
Tertidur Saat Paripurna, Anggota DPRD Cianjur Disorot Aktivis
Orang Tua Siswa Geruduk Kantor Kordik Karangtengah, Desak Pencopotan Kepsek SDN Babakancaringin 1
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Cikalongkulon, Polisi Dampingi Korban
Bupati Keerom Dorong Pertanian Modern; Gandeng Perusahaan Asal Belanda.
Momentum Hari Kartini: Hj. Lilis Boy Ajak Perempuan Cianjur Bangkit dan Berani Bermimpi
Usia Beda, Prestasi Tak Terbatas! KU-9 Paster Junior Sabet Runner Up Liga Jabar Istimewa 2026
Satnarkoba Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 648,75 Gram Sabu, Satu Kurir Ditangkap
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:33 WIB

IKWI Cianjur Tolak Poligami, Gaungkan Semangat Kartini Lewat Karya Nyata

Rabu, 22 April 2026 - 14:16 WIB

Tertidur Saat Paripurna, Anggota DPRD Cianjur Disorot Aktivis

Rabu, 22 April 2026 - 07:26 WIB

Orang Tua Siswa Geruduk Kantor Kordik Karangtengah, Desak Pencopotan Kepsek SDN Babakancaringin 1

Rabu, 22 April 2026 - 07:24 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Cikalongkulon, Polisi Dampingi Korban

Selasa, 21 April 2026 - 18:47 WIB

Bupati Keerom Dorong Pertanian Modern; Gandeng Perusahaan Asal Belanda.

Berita Terbaru

Uncategorized

Seluruh ASN Akan di Evaluasi ; Apa Pesan Bupati Piter Gusbager ?

Senin, 27 Apr 2026 - 11:47 WIB

Uncategorized

Polisi Segera Tindak, Peredaran Obat Terlarang Di Puntang Merajalela

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:18 WIB

Uncategorized

Renja OPD 2027 Selaras 8 Klaster Transformasi Visi Misi Bupati Keerom

Jumat, 24 Apr 2026 - 14:00 WIB

Uncategorized

Menghadirkan 618 UMKM HUT 23 Keerom Catat Sejarah.

Jumat, 24 Apr 2026 - 12:24 WIB