Harian pers.com.// KEEROM,-Pertama kali dalam sejarah sepakbola di Papua, tim Persiker Keerom juarai Liga 4 Cendrawasih Karsa Provinsi Papua.
Tim yang dijuluki ‘ Badai Perbatasan ‘ itu rupanya akan mengangkat Trofi pertamanya di Liga 4 Cendrawasih Karsa Provinsi Papua musim 2025/2026 usai sapu bersih kemenangan di 6 laga.
Dengan meraih 18 poin dari 6 laga yang dijalani, sudah dipastikan Persiker Keerom keluar sebagai juara dan siap melenggang ke putaran nasional.
Ketua Umum Persiker Keerom, Piter Gusbager memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemain, Pelatih dan manajemen Persiker Keerom yang telah bekerja keras mempertahankan kans juara Liga 4 Papua. Hal itu dikatakannya pada kamis (2/4).
Bupati 2 periode ini membeberkan bahwa kemenangan yang diraih oleh anak-anaknya itu dikarenakan tim Persiker Keerom terus berlatih, bekerja keras, disiplin dan terus mengevaluasi diri baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Persiker tidak dimenangkan oleh siapa pun, Persiker menang karena berkat kerja keras, disiplin dan terus mengevaluasi diri”, tegasnya.

Meskipun Persiker Keerom sudah keluar sebagai juara namun dirinya meminta Persiker tetap fokus dan konsisten di laga terakhir melawan Nafri FC yang dijadwalkan pada Selasa (7/4/26 ) pukul 17.00 WIT.
Selain itu, ketika disinggung kesiapan Persiker di level nasional, ia menegaskan bahwa timnya akan melakukan evaluasi untuk kesiapan bertarung di putaran nasional.
Karena menurutnya level nasional turnamennya semakin rumit dan ketat sehingga Persiker Keerom harus bekerja lebih keras lagi dan menunjukan tren positif .(red)












