Skandal Cianjur: Dana BOP Pendidikan Disedot, Modus “Siswa Hantu” Terbongkar

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR – Investigasi mendalam berhasil mengungkap praktik korupsi yang merampas dana pendidikan warga tidak mampu di Cianjur. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bintang Madani di Kecamatan Cidaun diduga menjadi aktor utama dalam skandal sistematis yang telah merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Modus Duplikasi Data Lulusan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus operandi yang terungkap terhitung cerdik namun brutal. Pelaku diduga melakukan pencucian data dengan mendaftarkan ulang 71 orang yang telah lulus SMA/SMK sebagai “siswa aktif” atau “siswa hantu” di PKBM tersebut. Data duplikat ini kemudian dicatat sebagai peserta didik baru untuk mengeruk dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Nonformal (PNF) yang besarnya mencapai Rp 1,83 juta per siswa per tahun.

Praktik yang dipimpin oleh Abdul Muti Husni di Desa Kertajadi ini bukanlah aksi spontan. Investigasi menunjukkan skandal ini telah berlangsung mulus sejak 2023 dan masih berjalan hingga triwulan pertama 2025. Akumulasi kerugian negara diperkirakan membengkak mencapai Rp 324,8 juta.

Baca Juga:  BKAD Indramayu Resmi Umumkan Jadwal Pelaksanaan Lelang Sewa Garapan Tanah Eks Bengkok

Kegagalan Sistem Pengawasan Dinas

Yang lebih memprihatinkan, modus ini seharusnya dapat dengan mudah terdeteksi oleh sistem verifikasi dan validasi (verval) data yang menjadi tanggung jawab dinas terkait. Namun, praktik ini justru berjalan tanpa hambatan selama lebih dari dua tahun, menimbulkan tanda tanya besar atas efektivitas pengawasan.

Seorang sumber dekat investigasi menyindir, “Ini bukan lagi soal kelalaian, tapi sudah masuk dalam ranah systematic fraud (kecurangan sistematis). Ada kemungkinan modus ini melibatkan lebih dari satu orang dan lemahnya audit dari pengawas.”

Tuntutan Masyarakat: Tindakan, Bukan Sekedar Temuan

Baca Juga:  Ketua SMSI Indramayu: Konsistensi Lucky–Syaefudin Soal 0 KM Indramayu Barat Patut Dikawal

Publik dan pemerhati pendidikan, seperti Ebes, menuntut tindak lanjut yang serius dan transparan. Tekanan mengalir deras kepada tiga institusi untuk bergerak:

1. Kejaksaan Negeri Cianjur didesak untuk segera menginisiasi penyelidikan dan penyidikan atas dugaan korupsi dan penipuan.
2. Inspektorat Daerah dituntut melakukan audit investigatif mendalam untuk melacak jejak aliran dana dan menutup celah sistem yang dieksploitasi.
3. Dinas Pendidikan harus melakukan evaluasi total dan memperketat proses verval data untuk seluruh PKBM di wilayah Cianjur.

Masyarakat berharap kasus ini tidak berakhir sebagai temuan administratif biasa yang tenggelam oleh waktu. Tuntutan agar dunia pendidikan, yang seharusnya menjadi tempat suci untuk membangun masa depan, dibersihkan dari oknum yang hanya mementingkan keuntungan pribadi pun semakin keras disuarakan.(Red)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
PC PMII Cianjur Perkuat Kaderisasi Lewat 6 Program Strategis
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Bupati Keerom Tetapkan Nama Nama Jalan
Kepsek SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Tuduh Awak Media, Mengaku Kerabat Wartawan
KDM Hentikan Aktivitas Pengangkutan Tanah di Desa Bobojong
Dengan Halal Bi Halal, Pemkab.Keerom Pererat Tali Silaturrahim

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 19:51 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 11:32 WIB

Bupati Keerom Tetapkan Nama Nama Jalan

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Kepsek SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Tuduh Awak Media, Mengaku Kerabat Wartawan

Berita Terbaru

Uncategorized

Oknum Guru SMAN 1 Jalan Cagak Sri akan Laporkan Wartawan ke Polisi

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:28 WIB

Uncategorized

Gebrakan bangun jalan Desa bersama Bos Urip kembali di lanjutkan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:26 WIB