Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahUncategorized

Cetak Santri Mandiri, RMI PCNU Cianjur Gelar Pelatihan Pangkas Rambut untuk 50 Pesantren

76
×

Cetak Santri Mandiri, RMI PCNU Cianjur Gelar Pelatihan Pangkas Rambut untuk 50 Pesantren

Sebarkan artikel ini

CIANJUR – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kabupaten Cianjur tancap gas dorong kemandirian ekonomi santri. Sebanyak 100 santri dari 50 pondok pesantren se-Cianjur dibekali pelatihan pangkas rambut di Gedung PCNU Cianjur, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sirnagalih, Cilaku, Minggu, 21 Juni 2026.

Tak sekadar pelatihan, tiap peserta juga langsung dipersenjatai satu set alat pangkas lengkap. Modal awal ini diharapkan bisa langsung jadi mesin ekonomi baru di pesantren masing-masing.

Example 300x600

Ketua Panitia Pelaksana, Jamiludin, S.Pd.I., M.M., menegaskan kegiatan ini bukan seremonial belaka. “Ini ikhtiar nyata memperkuat kompetensi vokasional santri. Targetnya, santri mandiri, produktif, dan mampu menciptakan peluang ekonomi di lingkungannya,” kata Jamiludin.

Kolaborasi Lintas Sektor
Apresiasi mengalir dari berbagai pihak yang terlibat. Aktivis NU Cianjur, yang akrab disapa KJM, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Cianjur, Kapolres Cianjur, BAZNAS Cianjur, PLN UP3 Cianjur, Kemenag Cianjur, Komunitas Pangkas Rambut Cianjur (KPRC), hingga BEM PTNU Cianjur atas dukungannya.

Ketua RMI PCNU Cianjur, KH. Endang Badruzzaman, menyebut pelatihan ini bukti pesantren terus adaptif. “Santri wajib punya tiga hal: keilmuan, akhlak, dan keterampilan. Dengan bekal ini, santri bisa berdiri mandiri dan memberi manfaat lebih luas,” tegasnya.

Dukungan Penuh Pemerintah dan Mitra
Pimpinan BAZNAS Cianjur, H. Muhamad Ihsan, S.E., menilai peningkatan kapasitas santri adalah investasi sosial penting untuk kemandirian ekonomi umat.

Senada, Kabid Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jabar, H. Ahmad Syukri, S.S., mengapresiasi langkah RMI. “Pesantren punya potensi besar mencetak generasi unggul spiritual, intelektual, sekaligus terampil menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Bupati Cianjur, dr. Muhamad Wahyu Ferdian, turut mendukung penuh. Ia berharap pelatihan ini melahirkan santri kreatif yang ikut membangun daerah. “Pemkab Cianjur mendukung penuh pemberdayaan santri. Semoga ini jadi awal bagi santri untuk buka usaha dan perkuat ekonomi masyarakat,” ucap Bupati.

Melalui program ini, RMI PCNU Cianjur ingin memastikan keterampilan pangkas rambut menjadi modal kemandirian santri sekaligus memperkuat peran pesantren dalam mencetak SDM berdaya saing.

Example 120x600