Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

BANSOS TRIWULAN III MACET? JANGAN PANIK DULU. 1,4 JUTA KPM KENA “REMP” KARENA JUDI ONLINE

16
×

BANSOS TRIWULAN III MACET? JANGAN PANIK DULU. 1,4 JUTA KPM KENA “REMP” KARENA JUDI ONLINE

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIAN PERS — Gelisah karena bansos PKH dan BPNT Triwulan III Juli-September 2026 belum cair? Tahan dulu paniknya.

Kemensos memastikan penyaluran masih berjalan. Tapi ada 3 “jebakan” baru yang bikin nama Anda dicoret dari daftar penerima.

Example 300x600

1. Anda “Lulus” atau Data Tidak Cocok Lagi
Jangan kaget kalau dulu dapat, sekarang zonk. Status KPM tidak otomatis diperpanjang.

Kemensos melakukan pemutakhiran data setiap periode. Penyebab dicoret:
• Sudah tidak miskin / “graduasi”
• Pindah domisili
• Meninggal dunia
• Mengundurkan diri

Faktanya: Dari data Triwulan III 2026, ada 3.043.419 KPM sembako dan 1.641.900 KPM PKH yang dialihkan. Total penerima sekarang: 18,2 juta KPM sembako dan 10 juta KPM PKH.

Artinya, pernah dapat ≠ pasti dapat lagi.

2. Diduga Main Judi Online, Bansos Langsung Ditangguhkan
Ini penyebab baru yang paling mengejutkan. Kemensos bareng PPATK “menyisir” rekening KPM.

Hasilnya: 1.494.652 KPM penerima sembako terindikasi transaksi judi online. Dari jumlah itu, 794.475 orang juga penerima PKH.

“Jika terbukti sengaja, bantuan akan dialihkan dan tidak disalurkan lagi,” tegas Mensos Saifullah Yusuf.

Catatan: Statusnya masih “terindikasi”. Pemerintah masih melakukan verifikasi lebih lanjut sebelum mencoret permanen.

3. Cairnya Bertahap, Beda Daerah Beda Waktu
Satu lagi penyebab klasik: salah jadwal.

Penyaluran PKH dan BPNT Triwulan III memang dilakukan bertahap. Awal Agustus, sudah 7 juta KPM PKH dan 12 juta KPM sembako yang cair.

“Karena bertahap, waktu masuk bantuan bisa beda-beda. Kalau belum masuk, jangan langsung menyimpulkan dicoret,” jelas Kemensos.

KESIMPULAN: CEK DULU SEBELUM PROTES
Jadi, bansos tidak cair bukan berarti program dihentikan. Cek 3 hal ini:
1. Data Anda: Masih layak atau sudah berubah?
2. Rekening Anda: Aman dari transaksi mencurigakan?
3. Jadwal Daerah: Sudah giliran cair atau belum?

Jika merasa layak tapi tetap tidak cair, segera lapor ke Pendamping PKH atau Kantor Desa setempat.

Reporter: Tim Harian Pers

Example 120x600