Disduk-P3A Kabupaten Indramayu Bersama FIS Gelar Seminar Nasional

- Penulis

Kamis, 21 Maret 2024 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianpers.com – Indramayu, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu bersama Forum Indramayu Studi (FIS) mengadakan Seminar Nasional dalam kegiatan Indramayu Ramadan Fest.

Bertemakan “Urgensi Mewujudkan Indramayu sebagai Kabupaten Layak Anak” dan “Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak”. Bertempat di Aula Ki Sidum Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Rabu (20/3/2024).

Bupati Indramayu melalui Plt. Disduk-P3A Kabupaten Indramayu, Indra Mulyana mengatakan apresiasi setinggi-tingginya untuk semua pihak yang memberikan pendampingan secara khusus untuk Kabupaten Indramayu agar mewujudkan Kabupaten Layak Anak demi membangun Indramayu tercinta menuju Indramayu yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indra menambahkan, seperti diketahui melalui media sosial, terdapat berbagai kasus yang mendera dan mencederai perempuan terutama kekerasan dalam rumah tangga. Kasus di Indramayu seperti kekerasan anak, perundungan di sekolah menjadi tanggung jawab semua pihak. Terjadi karena banyak faktor dan harus dicegah agar tidak terulang kembali.

Baca Juga:  Perusahaan Wajib Berzakat jika sudah sesuai ketentuan syariat Islam

Kemudian selanjutnya bagaimana Pemerintah Kabupaten bisa menjadi daerah dengan berbagai macam upaya pencegahan, pembangunan sarana prasarana, perlindungan perempuan dan menjadikan Indramayu sebagai Kabupaten Layak Anak.

Dalam kesempatan ini, dapat menjadi komitmen bersama untuk membangun perlindungan masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Kabupaten Indramayu adalah salah satu dari 4 Kabupaten di Jawa Barat yang belum menjadi Kabupaten Layak Anak menurut DP3AKB Jawa Barat dan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

“Anak merupakan generasi bangsa, yang mana hak-hak nya harus diberikan. Setiap SKPD harus bekerjasama mewujudkan Indramayu menjadi Kabupaten Layak Anak. Semua pihak harus memberikan perannya,” ujar Indra.

Asisten Deputi PHPA KEMENKO PMK RI, Dr. Imron Rosadi mengatakan jangan permudah perkawinan anak di Indramayu.

“Tolong jangan memudahkan perkawinan anak di Indramayu, yang paling menderita saat perkawinan anak adalah perempuan, sebab akan mudah terserang penyakit kelamin yaitu rahim, karena belum matang untuk menikah,” katanya.

Baca Juga:  Warga Cantigi Kulon Kesalkan Kinerja Wilayah hukum Polsek Cantigi Resort Polres Indramayu

Beberapa indikator yang harus dipenuhi untuk menjadi Kabupaten/Kota layak anak yaitu Hak Sipil dan kebebasan, Perlindungan Khusus, Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya, Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatifnya.

Kemudian diketahui, peran dari Pemerintah, pengusaha, cendekiawan, masyarakat, dan media massa sangatlah penting. Membutuhkan kesadaran untuk memperhatikan hal-hal yang membuat anak trauma baik secara fisik atau psikis (verbal). Diperlukan penguatan pengasuhan, jangan sampai salah asuh dalam keluarga, lingkungan dan dunia maya.

Imron berharap pemahaman tentang perlindungan anak harus ditingkatkan, terutama sosialisasi melalui RT/RW. Deteksi dini adanya di masyarakat, jejaring yang kuat serta peningkatan partisipasi anak. Tidak ada paksaan kepada anak untuk aktif berbicara dan mengusulkan sesuatu. Cara penyertaan yang paling baik ialah melalui kesenian dan olahraga, agar anak tidak merasa tertekan karena dipaksa oleh orang dewasa.
(WN)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
PC PMII Cianjur Perkuat Kaderisasi Lewat 6 Program Strategis
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Bupati Keerom Tetapkan Nama Nama Jalan
Kepsek SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Tuduh Awak Media, Mengaku Kerabat Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Kamis, 16 April 2026 - 19:00 WIB

PC PMII Cianjur Perkuat Kaderisasi Lewat 6 Program Strategis

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 19:51 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Uncategorized

Oknum Guru SMAN 1 Jalan Cagak Sri akan Laporkan Wartawan ke Polisi

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:28 WIB

Uncategorized

Gebrakan bangun jalan Desa bersama Bos Urip kembali di lanjutkan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:26 WIB