Dugaan Kasus Proyek Gelap Adik Kandung Bupati Makin Memanas 

- Penulis

Selasa, 12 November 2024 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok proyek aspirasi fiktif dengan tersangka DL adik kandung Bupati Cianjur, kian Memanas.

 

Korban Yusep Sobandi ungkap kronologis kejadian perkara dugaan penipuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Melalui penasehat hukum korban, Firly Sopirmas mengatakan bahwa kejadian dugaan tindak pidana penipuan oleh tersangka DL kepada kliennya terjadi pada tahun 2017.

 

“Klien saya Yusep Sobandi diberikan pekerjaan oleh Ijang Haris selaku ketua Asosiasi Kontraktor (Askin). Ternyata dia itu adalah besan dari DL,” kata Firly saat menggelar konferensi pers di kantor LBH, Jln. Pangeran Hidayatulloh johlo cianjur. Selasa 12 November 2024.

 

Baca Juga:  SEA Games 2023, Timnas Indonesia Lolos Ke Final

Firly mengungkapkan, pada tanggal 1 Januari 2018 DL menelpon klien saya dengan menawarkan pekerjaan.

 

Lalu disiang harinya, kata Firly, bertemu dengan DL dan meminta komitmen berupa uang dengan bahasa administrasi.

 

DL meyakinkan klien saya dengan bahasa “pa haji tau kan saya siapa?? saya adik wakil Bupati Herman Suherman” dan klien saya menjawab ia saya tau ibu adik wakil bupati.

 

“Pada saat itu klien saya mencoba untuk meminta jaminan kepercayaan, dan DL mengatakan masa pa haji tidak percaya ke saya,” imbuh Firly.

 

Kemudian, lanjut Firly, DL memberikan rekening BNI JI. Hos Cokroaminoto, dan pada tanggal 2 Januari 2018 korban setor tunai ke Bank BNI ke rekening milik DL sebesar Rp. 500.000.000.

Baca Juga:  Bupati Nina Hadiri Rajaban, Cara Unik Peringati Israk Mikraj

 

“Karena kesanggupan klien saya hanya sebesar 500.000.000, padahal awal mula meminta sebesar Rp. 600.000.000,” ujarnya.

 

Selain itu, kata Firly, adik kandung orang nomor satu dan juga calon bupati Cianjur Nomor Urut 1 itu menjanjikan pekerjaan.

Menurutnya, jika nanti keluar pekerjaan untuk saudara klien, DL meminta setoran sebesar 18% dari nilai proyek nanti tinggal dihitung kekurangannya berapa, dengan nilai proyek yang dijanjikan sebesar Rp. 2.800.000.000.

 

“Lalu setelah klien saya setor tunai DL meminta bukti slip setoran uang yang telah klien saya setorkan ke rekening BNI milik DL,” imbuh Firly.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INAFIS : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum
‎Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar Sambut Presiden Prabowo dalam Kunjungan Kerja ke Magelang
Bupati Lucky Gerak Cepat Pulangkan Tujuh Pekerja Terlantar di Papua
KKP : Program Strategi Nasional Tambak Nila Tidak Memiskinkan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INAFIS : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 22:18 WIB

Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 18:19 WIB

‎Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar Sambut Presiden Prabowo dalam Kunjungan Kerja ke Magelang

Berita Terbaru

Uncategorized

Program GENTING Salah Satu Solusi Atasi Stunting di Keerom

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:56 WIB